ads

Untuk Ciptakan Situasi yang Kondusif, FKUB Bojonegoro Adakan Focus Group Discusion

Rabu, 20 Desember 2023 06:37 WIB - Dilihat: 20

IMG-20231220-WA0107

Jatimbebasbicara.id | Bojonegoro – Demi mewujudkan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 yang kondusif, Forum Kerukunan Umat Beragama (FUKB) Bojonegoro mengadakan Focus Group Discusion (FGD), Rabu (20/12/2023).

FGD yang diadakan oleh FKUB Bojonegoro ini bertempat di Hotel dan Griya Resto MCM yang berada di Jalan Pemuda Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro dengan mengusung tema Peranan Tokoh dan Pemuda Lintas Agama dalam mewujudkan suasana kondusif menjelang Nataru dan Pemilu 2024.

Dalam kegiatan FGD dihadiri antara lain, Pj Bupati Bojonegoro, Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Komandan Kodim Bojonegoro, Kasat Intelkam Polres Bojonegoro, Ketua KPU Bojonegoro, Pengadilan Negeri Bojonegoro dan perwakilan Bawaslu Bojonegoro, serta Pimpinan DPRD Bojonegoro.

Kegiatan diikuti oleh PD Muhammadiyah Bojonegoro, PCNU Bojonegoro, LDII Bojonegoro, Generasi Muda Lintas Agama Bojonegoro, BEM PTKIS, Media cetak, Media online serta jajaran pengurus FKUB Bojonegoro. Selain itu, dalam FGD ini FKUB Bojonegoro mendatangkan Gus Handoko Ibu Ja’far Al Ghoufani sebagai Narasumber.

Ketua FKUB Bojonegoro, Tamam Syaifuddin menyampaikan bahwa generasi muda lintas agama dan para tokoh masyarakat di Bojonegoro berperan penting untuk mewujudkan situasi kondusif dalam perayaan Nataru dan Pemilu.

“Saya menyerukan kepada Tokoh Masyarakat dan Generasi Muda Lintas Agama untuk menciptakan situasi yang kondusif menjelang perayaan Nataru dan pelaksanaan Pemilu”, jelas Tamam Syaifuddin.

Ditempat yang sama, Gus Handoko Ibnu Ja’far Al Ghoufani menyampaikan bahwa kedamaian dan kesuksesan tidak lepas daripada akhlak dan adab.

“Percuma kita menjadi tokoh agama dan politisi tapi tidak mempunyai adab dan akhlak”, ungkap Gus Handoko Ibnu Ja’far Al Ghoufani.

Masih menurut Gus Handoko Ibnu Ja’far Al Ghoufani, menyatakan tidak akan berikan suara kepada pemimpin politisi politik yang tidak mempunyai adab dan akhlak.

“Saya tidak akan memberikan suara kepada para pemimpin politisi politik yang tidak mempunyai adab dan akhlak karena akan membahayakan masyarakat Bojonegoro, intinya jadilah pemimpin yang beradab dan berakhlak bagi banyak orang”, tegas Gus Handoko Ibnu Ja’far Al Ghoufani.

Sementara itu, Pj Bupati Bojonegoro, Adriyanto mengajak masyarakat Bojonegoro menjadi contoh dalam Pemilu yang baik dan kondusif serta menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak menyebarluaskan berita fitnah ataupun hoax didalam Pemilu.

“Mari kita cerna sekali lagi berita yang ada serta jangan menyebarluaskan fitnah ataupun hoax, dan saya yakin kepada masyarakat Bojonegoro bisa menjadi contoh menjelang Pemilu yang aman dan kondusif di Bojonegoro”, tutup Adriyanto.

(Zal.Red)

Artikel Terkait

Rekomendasi

Berita Terkini